Header Ads

Kemajuan dan Perkembangan Teknologi - Inovasi Dari Buah Dapat Melindungi Smartphone Anda

Inovasi Dari Buah Dapat Melindungi Smartphone Anda



Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, melewati inovasi pelindung smartphone berbahan buah. Mereka sukses meraih Gold Medal di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kelima mahasiswa itu yakni M Kiki Saputra, Grandy Zovanca, Revin Yohanes Abraham, Cynthia Ayu Dwi Lestari, dan Rininta Arifianingsih. M Kiki Saputra mengatakan, dia bersama rekan-rekannya menciptakan sebuah produk anti bakteri pada smartphone berbahan dasar sari kelapa (Cocos nucifera) dan Apel (Malusdomestica) ramah lingkungan mempunyai nama Protect Magic.

“Protect Magic diciptakan berdasar latar belakang bertambahnya perkembangan teknologi dan mobilitas manusia,” ujarnya, Selasa (12/3).

Menurutnya, mobilitas insan tidak terlepas dari sebuah alat komunikasi, salah satunya smartphone. Namun di sisi lain, smartphone bisa riskan terhadap kesehatan sebab berperan sebagai pembawa mikro organisme patogen pada manusia. Oleh sebab itu, mereka menciptakan pelindung smartphone berbahan alami tersebut.

Inovasi tersebut pun sukses meraih Gold Medal dan Special Awards dari International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence dalam ajang Asian Youth Innovation Awards (AYIA) – Malaysia Technology Expo (MTE) 2019. Pada ajang yang dilangsungkan di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, itu, Protect Magic sukses menyingkirkan 19 negara.

“Inovasi kami pun mendapat tawaran kerja sama pengembangan produk secara masal dari tiga investor yakni UPMSTEM, School of Education & Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division,” jelasnya.

Mereka berharap, Protect Magic dapat membawa manfaat untuk khalayak umum. Selain itu juga dapat menarik investor dan pengembang supaya dapat berkolaborasi dan dikembangkan lebih lanjut. “Serta bisa diproduksi masal yang dilangsungkan dalam jangka waktu panjang,” imbuhnya.

Sebagai informasi, persaingan tersebut adalah ajang terbesar yang mempertemukan penemu, perancang, desainer internasional, pengusaha, universitas, dan lembaga. Peserta memperlihatkan penemuan, ide, prototipe, produk dan desain teranyar mereka untuk investor, produsen, penyalur dan pemasar.

Ajang itu juga dapat mendorong ide-ide mereka yang semula melulu sebatas konsep. Ajang tersebut sendiri diselenggarakan oleh Group Professional Trade Exhibition and Meeting Planners (PROTEMP) dan Malaysian Association of Research Scientist (MARS).

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.