Header Ads

Perkembanga Teknologi - Action Plan Untuk Pesantren Perlu Diutamakan

Action Plan Untuk Pesantren Perlu Diutamakan



Tuntutan agar pesantren lebih membuka diri dengan peradaban teknologi agar siap menghadapi era Industri 4.0 dinilai butuh dibarengi dengan pertolongan fasilitas untuk menunjang program pengembangan sehubungan dengan teknologi di pesantren.

Wakil Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Hamid Fahmy Zarkasyi berpandangan desakan pemerintah agar pesantren membuka diri dengan peradaban teknologi masih menghadapi tantangan. Terlebih dengan keterbatasan Pesantren dalam penyediaan fasilitas.

“Harus disaksikan juga pesantrennya model apa? Kalau pesantren tradisional dituntut teknologi tersebut akan kesulitan. Sekarang yang diperlukan ialah action plan. Bantu komputernya lah, sarana teknologinya untuk pengembangan program-program di pesantren,” kata Hamid pada Jum'at (12/4).

Lebih dari itu, menurut keterangan dari Hamid agar pesantren dapat memahami dan merealisasikan kamajuan teknologi untuk sekian banyak  hal dibutuhkan pengajar yang terampil dibidangnya. Karenanya, Hamid bercita-cita pemerintah pun menerjunkan sumber daya insan trampil yang dapat menolong pesantren dalam pemanfaatan sekian banyak  perkembangan teknologi.

Di beda sisi menurut keterangan dari Hamid dorongan agar pesantren lebih membuka diri pada teknologi tak cuma sebatas mendorong agar pesantren bisa mengembangkan enterpreneur semua santri. Namun di sisi lain, jelas dia, peradaban teknologi yang dipelajari santri pun harus bisa berfungsi dalam pengembangan studi agama.

Karena itu, jelas Hamid di Pondok Pesantren Modern Gontor, Santri tak melulu dilatih agar bisa berenterpreneur dengan memanfaatkan teknologi seperti melewati pembuatan dan pemanfaatan sturtup atau lainnya, melainkan pun membuat layanan literasi keagamaan versi digital seperti dengan mengerjakan digitalisasi kitab.

“Artinya pemanfaatan teknologi ini tidak saja untuk berbisnis, namun pun untuk studi agama. Bagaimana membuat software bahasa Arab online, mawaris online, siroh online, tersebut semua sudah tidak sedikit dibuat anak Gontor,” katanya.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.