Header Ads

Perkembangan Teknologi - Budaya Konsumtif Teknologi Pelajar dan Mahasiswa

Budaya Konsumtif Teknologi Pelajar dan Mahasiswa



Dunia saat ini sedang merasakan Era Digital yakni perkembangan teknologi modern yang amat pesat. Era teknologi digital saat ini sikenal dengan Revolusi Industri 4.0. Negara Indonesia sebagai negara berkembang juga mulai menerima hadirnya Revolusi Industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 atau dengan kata beda revolusi industri generasi ke empat adalah suatu evolusi di bidang industri, dimana kemunculannya ditandai dengan adanya super computer, terciptanya robot pintar, kendaraan yang berlangsung otomatis tanpa pengemudi, bahkan yang lebih modern yakni hadirnya payung memjugayai nama Davek Alert Umbrella yang dilengkapi bluetooth juga batrai duratif yang ada pada genggamannya untuk tersambung dengan smartphone sehingga pemakainya tidak butuh repot lagi menggenggam gagang payung laksana yang biasa digunakan, dan perkembangan neuro teknologi lainnya yang memungkinkan insan untuk lebih mengoptimalkan faedah otak.Revolusi Industri 4.0 juga telah mengalih fungsikan keterampilan yang di miliki oleh insan dan menggantinya dengan mesin. Seperti pemikiran dari seorang figur Sosiologi Klasik yaitu Anthony Giddens tentang modernitas yang ia gambarkan pada abad ke-17. Bahwa, modernitas memjugayai sifat sangat dinamis dan adalahdunia yang terus berputar. ia memandang dunia canggih sebagai “juggernaut” yaitu mesin yang terus berlangsung dengan kekuatan dahsyat yang bakal menggilas insan dengan kekuatannya sampai sulit guna mengendalikannya. Dari pemikiran Giddens, modernitas dan dampaknya mulai paling terasa di Era Revolusi Industri 4.0 saat ini. Adanya Revolusi Industri 4.0 memiliki akibat yang besar untuk masyarakat di segala bidang.

Dampak yang di hasilkan juga tidak hanya akibat baik saja, akan namun menghasilkan akibat buruk yang tanpa anda sadari bakal menjadi sesuatu yang semu andai kita tidak menyikapi Revolusi Industri 4.0 secara bijak. Di kalangan Pelajar atau Mahasiswa revolusi industri 4.0 bukan lah sebuah hal yang asing. Hal ini tampak dari bagaimana teknik mereka merasakan kecanggihan dari teknologi tersebut sendiri. Bagaimana mereka dengan mudah menggali dan menemukan apa yang mereka mau melalui kecanggihan telepon pintar yang mereka miliki. Namun amat disayangkan, hadirnya Revolusi Industri 4.0 ini justru melulu membuat insan terlena, terlebih lagi untuk kalangan Pelajar-Mahasiswa.

Dampak buruk dari revolusi ini melulu membuat insan menjadi malas dan bergantung pada alat. Seperti banyak sekali Pelajar dan Mahasiswa yang terlihat paling ketergantungan terhadap kecanggihan teknologi, mereka menggunakannya sebagai perangkat coppy paste dan Plagiat atas tugas sekolah atau kampus supaya pekerjaan mereka lebih cepat dan gampang terselesaikan. Pada kenyataanya urusan tersebut hanya membuat faedah otak menjadi melemah, semakin malas membaca, dan semakin tak mau untuk berfikir kritis. Hal tersebut melulu akan melemahkan potensi Pelajar dan Mahasiswa yang seharusnya di kembangkan. Jika kebiasaan konsumtif ini terus dilaksanakan dan tidak adanya upaya untuk memakai teknologi secara positif, maka mereka akan dalam bahaya dan tidak mampu bersaing secara jujur. Tanpa di sadari melulu akan mengikis sportivitas dan daya saing yang mereka miliki.

Fakta sosial selanjutnya ialah timbulnya kesenjangan sosial dampak komunikasi yang tidak cukup di bangun antar sesama Pelajar dan Mahasiswa. Mereka lebih merasakan interaksi di dunia maya dari pada dunia nyata. Revolusi Industri 4.0 memunculkan perubahan karakter masyarakat terutama Pelajar dan Mahasiswa. Jika tidak ditanggapi secara arif hal ini malah akan dominan  pada moralitas Pelajar dan Mahasiswa tersebut sendiri. Seperti beredarnya Video Viral Pelajar yang bersikap tidak sopan terhadap guru, Malasnya Mahasiswa-Mahasiswi dalam menuntaskan papper yang mesti mereka lakukan dan banyaknya akibat dampak buruk yang timbul dari Revolusi Industri 4.0 yang kurang arif di tanggapi oleh pribadi tersebut.

anggapan arif yang butuh di kerjakan guna menghadapi perilaku konsumtif terhadap teknologi yang dilaksanakan Mahasiswa dan Pelajar terlebih lagi pada waktu pemilu saat ini ialah perlunya mengerjakan Revolusi Mental. Revolusi Mental butuh di bangun pada seluruh aspek. Terutama aspek edukasi di kalangan Pelajar dan Mahasiswa. Dengan adanya revolusi mental maka diinginkan nantinya akan memunculkan kesadaran kolektif sampai-sampai Mahasiswa dan Pelajar diinginkan dapat dengan arif menggunakan teknologi modern yang berkembang pesat. Sehingga, diinginkan Pembaca dari seluruh kalangan pulang mengingatkan pada masyarakat terutama Mahasiswa dan Pelajar bahwa sejatinya Revolusi Industri 4.0 atau kemunculan teknologi modern saat ini dibuat guna mengoptimalkan faedah otak insan bukan guna memperdayakan insan dan menambah perilaku konsumtif mereka.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.