Header Ads

Perkembangan Teknologi Digital - 2,8 Miliar Orang Gunakan 5G Tahun 2025

2,8 Miliar Orang Gunakan 5G Tahun 2025



Huawei, perusahaan global terkemuka penyedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan perlengkapan cerdas, menebak jumlah pengguna teknologi generasi kelima (5G) menjangkau 2,8 miliar pada 2025, meskipun baru sejumlah negara yang bakal mengadopsi teknologi itu secara komersial.

Deputi Chairman Huawei, Ken Hu, menuliskan industri teknologi informasi dan komunikasi saat ini dihadapkan dengan sekian banyak  peluang pertumbuhan yang tidak dapat diduga sebelumnya.

“Teknologi 5G muncul lebih cepat dari yang anda kira dan perkembangan perlengkapan 5G sekarang sudah sama cepatnya dengan pertumbuhan jaringan 5G,” kata Ken Hu dalam penjelasan resmi yang diterima Bisnis pada Minggu (21/4).

Melihat pertumbuhan teknologi jaringan sebelumnya, dengan skala penggunaan 500 miliar orang, era 3G sudah dilangsungkan selama 10 tahun dan 4G minimal 5 tahun.

Sementara itu, adopsi 5G ditebak semakin marak sekitar 3 tahun ke depan. Huawei sudah mengantongi 40 kontrak komersial 5G dan mengapalkan lebih dari 60.000 BTS 5G di semua dunia.

Di samping itu, penggunaan kecerdasan produksi (AI) terus menambah adopsi komputasi awan guna sektor enterprise.

Sebagai konsekuensi atas bertambahnya posisi Huawei di pasar tersebut, Hu optimistis bisa menjalankan investasi strategis dalam AI sehingga dapat menjadi pemimpin pasar di sektor komputasi awan.

Di samping itu, Institut Riset Strategis Huawei menuliskan akan konsentrasi terhadap pengembangan teknologi mutakhir dalam 5 tahun ke depan.

Setiap tahun perusahaan itu menginvestasikan US$300 juta guna mendanai penelitian akademis mengenai keilmuan dasar dan teknologi serta inovasi.

Huawei pun akan terus berkolaborasi dengan universitas dan institusi penelitian untuk mendorong inovasi dalam teori dan teknologi dasar, yang pada kesudahannya mendorong penelitian di industri dan dunia secara keseluruhan.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.