Header Ads

Perkembangan Teknologi Ekonomi - Akankah Robot Gantikan Para Perkerja?

Akankah Robot Gantikan Para Perkerja?



Menteri Pendayauntukan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) Syafruddin menyuruh semua pihak untuk lebih peka terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, saat ini mulai hadir ancaman 'robot' akan menggantikan kegiatan manusia.

Ia mencontohkan, Arab Saudi melalui tangan dingin Putra Mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman mereformasi tatanan negara dan arah pembanuntukn kerajaan Arab Saudi yang bukan lagi bergantung pada pasokan minyak bumi.

Memanfaatkan peradaban teknologi, Arab Saudi membina megaproyek Neom di area khusus yang akan menyebabkan investasi dunia.

Sedangkan Jepang memjugayai rencana umum pengembangan sains teknologi per lima tahun untuk memanfaatkan teknologi untuk menghadapi evolusi iklim, ketidakstabilan energi, pangan dan air dunia. Jepang berencana menggantikan insan dengan robot dan memanfaatkan artificial inteligence.

"Tidak ada lagi waktu untuk anak bangsa untuk berpangku tangan, masing-masing elemen mesti bergegas untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi," kata Menteri PANRB Syafruddin saat deskripsi Minister Lecture dalam Kongres Teknologi Nasional 2019 yang diadakan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Penerapan teknologi, kata dia, juga harus dilaksanakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) menilik mereka ialah abdi negara yang di antara tugasnya ialah melayani masyarakat. Jangan sampai, semua ASN gagap teknologi dan kesudahannya tak dapat optimal menyerahkan pelayanan yang optimal ke masyarakat.

"Dalam penyelenggaraan tata kelola birokrasi yang lebih canggih dan maju sampai-sampai negara dan pemerintah tidak terbenam oleh distorsi evolusi waktu dan zaman," ucap Syafruddin.
Terkait urusan itu pemerintah akan mengerjakan percepatan penerapan SPBE pada instansi pusat dan wilayah untuk mewujudkan Indonesia 2045 yang maju dan modern.

Tim koordinasi SPBE nasional saat ini sedang berusaha maksimal dalam percepatan penerapan SPBE di bidang pengganggaran berbasis kinerja, kepegawaian, kearsipan, pengaduan masyarakat dan infrastruktur TIK supaya dapat ditamatkan dalam 2 tahun mendatang. Sedangkan infrastruktur TIK akan berlalu dalam kurun masa-masa 3 tahun.

Kementerian PANRB akan mengemban E-Gov Summit pada 28 Maret 2019 untuk memahami capaian peradaban pelaksanaan SPBE pada instansi pusat dan daerah.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.