Header Ads

Perkembangan Teknologi Informasi - Komik Mengawali Industri Kreatif Indonesia

Perkembangan Teknologi Informasi - 
Komik Mengawali Industri Kreatif Indonesia

Perkembangan Teknologi Informasi - Presiden Asosiasi Komik Indonesia (Aksi), Faza Meonk, menjelaskan bahwa karakter kartun itu tidak lagi hanya sebuah buku komik. "Tetapi komik sekarang sedang ditransformasikan ke hulu atau awal dalam industri kreatif," kata Faza setelah menghadiri peluncuran juara buku komik edisi bahasa Indonesia di CoHive Filateli di Jakarta Pusat. , Kamis, 4 Maret 2019.


Pahlawan komik Indonesia adalah Sri Asih dari RA Kosasih, Si Buta dari Gua Hantu dari Ganes TH dan Gundala dari Harya Suraminta atau yang biasa dikenal dengan Hasmi. Menurut Faza, komik dapat menjadi strategi budaya untuk memperkenalkan bahwa melalui komik budaya dapat dikembangkan.

"Karena komik bisa pergi ke bioskop, Anda bisa pergi ke merchandise, Anda bisa pergi ke permainan, bahkan dalam bentuk prangko seperti sekarang," kata Faza. "Terutama ketika PT Pos Indonesia, Kominfo dan Bekraf mendukung ini, itu berarti mereka setuju bahwa karakter komik dapat menjadi strategi budaya."

Faza, yang juga pencipta buku komik, Si Juki, optimis tentang perkembangan komik saat ini. Menurutnya, perkembangannya sangat menggembirakan, karena pada tahun 90-an dan 2000-an, komiknya telah mati dan hanya sedikit yang bekerja.

Namun, lanjut Faza, pada 2010, karena perkembangan teknologi, Internet, jejaring sosial, banyak komikus di Indonesia bahkan memiliki seniman komik yang karyanya hanya komikus.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.