Header Ads

Perkembangan Teknologi - Jepang Hanya Punya Dua Unicorn, Namun Tak Bisa Dianggap Remeh

Jepang Hanya Punya Dua Unicorn, Namun Tak Bisa Dianggap Remeh



Fakta Jepang, negara maju dengan perkembangan teknologi yang paling pesat, melulu mempunyai dua perusahaan rintisan (startup) unicorn tentunya paling mengejutkan dunia. Bahkan, jumlah tersebut kalah dari kepemilikan Indonesia.

Unicorn ialah perusahaan startup bervaluasi di atas US$1 miliar.

Unicorn-unicorn Jepang tersebut ialah Prefered Network yang ketika ini mempunyai valuasi US$2 miliar dan platform mata duit digital (cryptocurrency) Liquid.com.

Mengutip laporan CB Insight, SoftBank Vision Fund yang kesatu kali diberitahukan pada Oktober 2016, sekarang telah mengerjakan investasi paling tidak US$ 93 miliar ke seribuan lebih perusahaan dunia. Perusahaan mempunyai target investasi ke sekian banyak  perusahaan teknologi dunia sejumlah US$ 100 miliar.

Meskipun begitu, jumlah tersebut telah menjadikan SoftBank sebagai dana investasi teknologi terbesar dalam sejarah.

Namun ukuran duit yang besar ini menambah kekhawatiran di antara sejumlah investor. Mereka cemas masuknya duit yang deras dapat menciptakan pasar merasakan inflasi yang tinggi (overinflation) dan menciptakan investor beda kalah saing.Namun, CEO SoftBank Masayoshi Son, yang dikenal mempunyai pengaruh besar pemungutan keputusan akhir atas seluruh investasi SoftBank, sudah memberi investor perusahaannya tingkat pengembalian tahunan 44% sekitar 18 tahun terakhir, yang mana jelas menciptakan SoftBank menjadi paling menarik untuk investor.

Beberapa investor SoftBank di antaranya ialah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), yang secara campuran telah menyuntikkan dana sebesar US$ 60 juta dari sovereign fund-nya. Uniknya, negara-negara tersebut juga mengandalkan investasi Dana Visi SoftBank guna mendiversifikasi ekonomi nasional mereka.

Investor terkemuka lainnya SoftBank ialah Apple, Qualcomm, Sharp, Foxconn, dan kantor family Larry Ellison. SoftBank sendiri mempunyai US$ 25 miliar.
SoftBank pun telah memberitahukan rencana untuk mengoleksi Dana Visi 2, 3, dan 4 masing-masing dua sampai tiga tahun dan telah mengerjakan investasi di 1000 perusahaan lebih sekitar 10 tahun.

Beberapa perusahaan yang mendapat kucuran dana dari SoftBank Vision Fund di antaranya ialah aplikasi e-commerce Tokopedia, software ride-hailing atau berbagi kendaraan Olacabs, Grab, Didi Chuxing, Uber, platform WeWork, Flipkart, NVIDIA, OpenDoors Labs, dan tidak sedikit lagi. Jumlah investasinya pada masing-masing perusahaan juga bervariasi, mulai dari satu jutaan sampai miliaran dolar.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.