Header Ads

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi di Dunia

RI Andalkan Generasi Milenial di Bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah

https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 14 320 2055448 milenial-diandalkan-wujudkan-ri-jadi-pusat-keuangan-syariah-dunia-sh350TmNYi.jpg

Perkembangan Teknologi di Dunia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, peran dari generasi milenial diinginkan dalam menerapkan potensi Indonesia menjadi pusat ekonomi dan finansial syariah dunia.

Karakteristik generasi milenial yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi, bakal menjadikan produk dan layanan halal sebagai gaya hidup yang adalah kata lisator berharga untuk pengem bangan ekonomi dan finansial syariah.“Dengan karakter generasi milenial yang inovatif, kreatif, dan melek teknologi, saya sangat bercita-cita generasi muda anda ini menjadi mesin penggerak industri halal dan finansial syariah kita,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat mengucapkan sambutan Talkshow Millenials Sharia Economic Summit di Jakarta. 

Di samping itu, peran milenial ini dapat menjadi wirausahawan muda industri halal maupun menjadi investor atau nasabah/konsumen produk-produk halal serta finansial syariah.

Berdasarkan statistik Indonesia, jumlah generasi milenial lebih dari 100 juta orang. Sementara di dunia generasi milenial bakal tumbuh menjadi 4,7 miliar orang pada 2030. Dia mengatakan, potensi berkembangnya ekonomi dan ke uangan syariah ketika ini semakin besar dengan pertumbuhan teknologi yang kian pesat.

Apalagi di era revolusi industri 4.0 ini, perkem bang an teknologi tidak dapat dibendung dan merambah ke semua sendi kehidupan masyarakat.

Perkembangan teknologi ini mesti anda manfaatkan guna memacu pertumbuhan indus tri halal dan finansial syariah kita,” ujarnya.

Kombinasi antara pertumbuhan teknologi dan besar nya warga muslim serta warga usia milenial, seharusnya dapat ditangkap oleh peng giat ekonomi syariah sebagai kesempatan untuk semakin mendorong pertumbuhan industri halal dan finansial syariah. Perkembangan ekonomi syariah pun harus didukung oleh peran industri finansial syariah. OJK mempunyai komitmen besar guna terus mengem bangkan ekonomi dan finansial syariah.

“Komitmen itu kami wujudkan dengan mengenalkan Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah 2017-2019 serta mengembangkan produk finansial syariah,” kata Wimboh.

Di samping itu, OJK pun saat ini terus berupaya menambah literasi dan inklusi finansial di antaranya melewati program Bank Wakaf Mikro dan Asuransi Wakaf. Saat ini telah ada 53 BWM di pelosok Tanah Airde ngan total pembiayaan sebesar Rp8,45 miliar dan mencapai lebih dari 10.000 nasabah.

“Potensinya dapat mencapai 1.000 BWM di semua nusantara,” katanya.

Seluruh upaya ini diinginkan akan menyerahkan ruang guna tumbuh kembangnya industri finansial dan ekonomi syariah nasional. Namun, kemauan ini tidak dapat dilakukan sendiri. Perlu kolaborasi antara pemangku kepentingan dan semua pegiat industri syariah.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.