Header Ads

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Era 4.0

Pekerjaan Semakin Berkurang Seiring dengan Perkembangan Teknologi

Google Image : Perkembangan Teknologi Era 4.0

Perkembangan Teknologi Era 4.0 - Wakil Presiden, Jusuf Kalla muncul menjadi pembicara seminar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (4/5). Dalam seminar tersebut, JK sempat menyebut tentang kesempatan di era revolusi industri 4.0JK menyebut andai akan ada sejumlah pekerjaan yang bakal hilang di revolusi industri 4.0. Meskipun demikian bakal ada pula kegiatan baru yang akan hadir di revolusi industri 4.0.

"Banyak menuliskan industri 4.0 tidak sedikit pekerjaan yang hilang. Memang tidak sedikit pekerjaan hilang namun timbul job baru, kegiatan baru," ujar JK di UNY.

JK mencontohkan, kegiatan baru akan hadir seiring dengan hilangnya kegiatan yang lama. JK mengungkapkan, pada zaman dulu terdapat wartel yang lantas seiring dengan masuknya era handphone, wartel tidak sedikit yang tutup. Tutupnya wartel ini lantas digantikan dengan tumbuhnya warung-warung penjaja pulsa.

"Sederhana saja dulu masa-masa telepon belum tidak sedikit di mana-mana terdapat wartel. Tapi sesudah timbul handphone, wartel hilang sama sekali. Yang timbul ialah warung-warung yang memasarkan pulsa. Tapi lantas pulsa berkurang maka timbul lagi sebuah penjualan yang diperlukan timbul bisnis baru timbul GO-JEK, GO-FOOD dan lain-lain," ungkap JK.

JK menyebut perkembangan teknologi pun akan mengubah teknik pandang masyarakat. Cara pandang masyarakat ini di antaranya dulu anggapan istri idaman ialah perempuan yang pandai memasak. Namun teknik pandang ini berubah seiring dengan pertumbuhan teknologi.

"Maaf, dulu istri yang sangat idaman bila pintar masak. Sekarang tidak perlu terlampau pintar masak, lumayan pintar bertelepon (Go-Food atau Grab-Food) masakan enak sudah," cerah JK disambut tawa peserta seminar.

Perkembangan teknologi dirasakan JK pun telah mengerjakan perubahan tatanan dunia. JK mencontohkan, evolusi tatanan dunia ini berubah paska adanya handphone.

"Jadi berpindah semua sistem dampak teknologi. Tanpa handphone mana dapat kita memesan makanan dengan gampang, di mana saja. Jadi teknologi mengolah gaya hidup," urai JK.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.