Header Ads

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Nuklir di Indonesia

Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Kesepakatan Nuklir Iran
Pertemuan Komite Konsultasi Bilateral ke-8 antara Indonesia dan Iran diadakan di Jakarta, 18 Mei 2019. (Foto: IRNA)



Indonesia dan Iran Menegaskan Sanksi AS Tidak Akan Mempengaruhi Hubungan Tehran-Jakarta

Perkembangan Teknologi | Pada Pertemuan Komite Konsultasi Bilateral ke-8 antara Indonesia dan Iran yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia menegaskan dukungannya guna Kesepakatan Nuklir Iran. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Iran dan kekuatan dunia lainnya, tergolong Amerika Serikat yang mengundurkan diri tahun kemudian di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Mahmoud Farazandeh, direktur jenderal Kementerian Luar Negeri guna Departemen Asia Timur dan Pasific dan sejawatnya dari Indonesia, Desra Percaya.Kedua pihak menekankan bahwa ada sekian banyak  landasan guna kerja sama bilateral, dan mengkaji peta jalan guna kerja sama guna tahun ini. 

Mereka pun menekankan pentingnya pemakaian keterampilan untuk menaikkan hubungan dan kerja sama, khususnya untuk perniagaan dan ekonomi dan mengejar mekanisme guna moneter dan pertukaran finansial.

Sebagai tambahan persoalan bilateral, utusan Iran dan Indonesia pun mendiskusikan cara-cara guna mengembangkan kerja sama dalam konteks Organisasi Kerjasama Islam, negara-negara Samudra Hindia dan ASEAN dan PBB.

Di antara urusan lainnya, pertumbuhan terbaru dari kesepakatan nuklir, penarikan Amerika Serikat dari kesepakatan itu, sanksi anti-Iran, dan upaya AS untuk mengurangi ekspor minyak Iran. Indonesia dan Iran pun membahas mengenai bagaimana AS sudah melabeli Korps Garda Revolusi Iran sebagai kumpulan teroris.

Perkembangan teranyar di Teluk Persia, di tengah memanaskan konflik AS Iran pun mengalami peninjauan.

Indonesia mengucapkan dukungannya guna kesepakatan nuklir Iran, yang pun dikenal sebagai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan menekankan bahwa sanksi unilateral AS tidak akan memprovokasi hubungan Tehran-Jakarta.

Iran dan Indonesia pun mengkaji pertumbuhan terbaru di Timur Tengah khususnya yang sehubungan dengan Palestina. Kedua negara menegaskan sokongan mereka guna rakyat Palestina dan mengecam durjana atas kemanusiaan yang dilaksanakan Israel di distrik yang diduduki tersebut.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.