Header Ads

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Produksi


Membangun Industri Manufaktur dengan Teknologi 3D Printing

Perkembangan Teknologi | Mungkin tidak sedikit di antara anda sudah tidak jarang mendengar teknologi 3D printing di media, film sains fiksi, maupun di TV. Sebenarnya, teknologi ini telah lama terdapat dan paling populer di dunia, berkat manfaatnya untuk kehidupan. Bahkan, teknologi ini ditebak dapat menumbangkan industri manufaktur di masa depan. 

Kedengarannya lumayan keren ya.Tetapi yang anda ketahui mengenai pencetakan 3D lebih tidak sedikit di bidang umum, laksana mainan atau hiburan, pencetakan kotak telepon, maupun mencetak potret. Printer yang biasa digunakan ialah printer 3D normal. Dari segi bahan, plastik ialah bahan yang paling gampang dicetak, sehingga paling efektif dan menciptakan tidak sedikit hasil yang keren. Tetapi dalam kenyataannya, guna dan pemakaiannya tidaklah besar.

Aplikasi industri teknologi pencetakan 3D atau 3D printing, pada umumnya dipecah atas:

Pertama, desain prototype untuk sekian banyak  jenis produk. Saat ini, tidak sedikit perusahaan desain memakai pencetakan 3D untuk mengantarkan data prototype desain mereka langsung untuk pelanggan. Setelah pelanggan mencetaknya dalam format 3D, mereka bisa langsung mendiskusikannya guna diproduksi. Perusahaan desain tidak butuh lagi menciptakan sampel untuk ditunjukkan kepada pelanggan. Hal ini paling menghemat masa-masa dan tenaga kerja.

Kedua ialah cetakan. Pasar software cetakan jauh lebih besar. Bukan guna desain namun untuk produksi. Banyak perusahaan butuh membuka cetakan sebelum buatan massal. Biaya tautan ini paling tinggi, dan seringkali dibutuhkan ratusan juta guna membuka sebuah cetakan. 

Yang ketiga, ialah membuat suku cadang. Misalnya, di antara Universitas Sains dan Teknologi di China, menggunakannya untuk menyusun bagian logam dalam pencetakan 3D, laksana pesawat generasi kelima Tiongkok, stealth fighter J-20. Beberapa komponen dasar di dalamnya diciptakan oleh pencetakan 3D ini. 

Misalnya lagi, di bidang perawatan kendaraan. Jika mobil kamu membutuhkan unsur khusus, lantas stok sedang berakhir di gudang atau butuh dikirim dari luar negeri yang memerlukan waktu lama, pencetakan 3D bisa menjadi solusi. Dengan pertolongan pencetakan 3D, mereka langsung bisa membuatnya, sampai-sampai dapat dipasang ke mobil tanpa mesti menantikan lagi. 

Berdasarkan keterangan dari laporan Wohler di tahun 2014, perusahaan Stratasys menguasai lebih dari setengah pasar global dengan mempunyai 600 hak paten. Dengan penjualan lebih dari 100 ribu printer yang memakai teknologi terkini, laksana FDM dan Polyjet. 

Ada pun semacam pencetakan 3D yang lain, namanya pencetakan 3D organ biologis, yang tidak cukup dimengerti oleh tidak sedikit orang. Ada beberapa orang menuliskan bahwa di masa depan, suatu printer 3D dapat dipakai untuk menghasilkan ginjal.

Sebaliknya, tidak sedikit pakar biologis yang mengatakan tidak saja lima tahun atau sepuluh tahun, atau bahkan seratus tahun di masa mendatang. Menciptakan ginjal manusia ialah suatu urusan yang tidak mungkin. Karena sel-sel organismenya paling halus. Ada sekian banyak  jenis atau puluhan ribu biomolekul di dalamnya. 

Demi menjaga ekuilibrium cairan dalam tubuh, serta membutuhkan permeabilitas dinding sel. Terdapat sekian banyak  biomolekul yang paling kompleks yang tertanam di dinding sel di mana biomolekul ini membutuhkan sinyal yang mesti ditransmisikan dari dalam dan di luar tubuh. Hal-hal rumit laksana ini tak dapat dapat diciptakan dengan pencetakan 3D. 

Just like grandma says, pencetakan 3D biologis yang biasa anda dengar sebenarnya ialah kultur sel tiga dimensi dan kultur jaringan biologis tiga dimensi. Artinya, menghasilkan atau memproduksi sebuah organ didasarkan atas satu chip, yang sama sekali bertolak belakang dari pencetakan 3D. Terutama produksi teknik bertumpuk dan tambahan. 

Jadi, anda tidak menyebutnya pencetakan 3D. Dengan kata beda ini ialah suatu sains rekaan atau imajinasi bila hendak menggunakan pencetakan 3D untuk menciptakan organ atau ginjal manusia.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.