Header Ads

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Untuk Pembuatan Seni Melalui Komputer dan Smartphone

Deretan gambar AI yang dihasilkan oleh penelitian. (arXiv)
Deretan gambar AI yang dihasilkan oleh penelitian. (arXiv)



Diciptakan dari Teknologi AI, Orang-Orang Ini Ternyata Tidak Nyata

Perkembangan Teknologi | Al (Artificial Inteliigence) atau kecerdasan produksi semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun. Algoritma teknologi AI yang menyusunnya semakin modern sehingga semakin menakutkan dalam membuat ''gambar palsu''.

Peneliti baru saja mengembangkan suatu mesin AI yang tertanam di dalam komputer sehingga dapat membuat ''manusia baru'' dalam dunia virtual.

Sekarang, komputer menjadi lebih baik dalam menghasilkan gambar dan video palsu dari orang yang bahkan belum pernah menuliskan atau mengerjakan sebelumnya.


Karya teranyar dari semua peneliti di produsen chip ternama, Nvidia, sukses memamerkan penemuan yang menakjubkan.

Al (Artificial Inteliigence) atau kecerdasan produksi semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun. Algoritma teknologi AI yang menyusunnya semakin modern sehingga semakin menakutkan dalam membuat ''gambar palsu''.

Peneliti baru saja mengembangkan suatu mesin AI yang tertanam di dalam komputer sehingga dapat membuat ''manusia baru'' dalam dunia virtual.

Sekarang, komputer menjadi lebih baik dalam menghasilkan gambar dan video palsu dari orang yang bahkan belum pernah menuliskan atau mengerjakan sebelumnya.


Karya teranyar dari semua peneliti di produsen chip ternama, Nvidia, sukses memamerkan penemuan yang menakjubkan.

Teknologi itu tak diragukan lagi dapat memunculkan ''momok'' gambar AI yang dihasilkan.

Itu dapat saja mengakali kita, sebab sebelumnya kita beranggapan bahwa gambar tersebut ialah manusia nyata.

Namun terlepas dari seluruh itu, riset dapat sangat bermanfaat untuk pertumbuhan konten virtual yang semakin mendekati kenyataan.


Dikutip dari Vice, peneliti memakai pelatihan AI pada delapan prosesor grafis Nvidia Tesla.

Chip itu adalahchip ruang belajar atas Nvidia yang berharga ribuan dolar atau puluhan juta pada setiap chip-nya.

Gamer ruang belajar berat dengan kantong di bawah rata-rata kelihatannya tidak dapat bergabung dalam riset tersebut.

Gambar hasil penelitian tersebut bukanlah gambar kesatu yang dibuat dari teknologi AI.

Akhir Oktober 2018, sistem kecerdasan produksi mampu menciptakan lukisan AI yang laku terjual sampai 432 ribu dolar AS atau Rp 6,6 miliar.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.