Header Ads

Perkembangan Teknologi | Globalisasi dan Perkembangan Teknologi

Teknologi Kecerdasan Buatan Bawa SMAN 1 Salatiga Menang Lomba di Korea Selatan


Globalisasi dan Perkembangan Teknologi | Tim pelajar SMA Negeri 1 Salatiga sukses menyabet Grand Award (juara utama) dalam even 2019 Global Youth Forum yang dilakukan Global Vision Christian School di Mungyeong, Korea Selatan pada 6-12 Juni 2019 kemarin. Dalam even yang dibuntuti belasan kesebelasan peserta dari sekian banyak  negara ini, kesebelasan Garuda Army Smansa menemukan dua gelar.


Di samping Grand Award dengan hadiah 2000 dollar, kesebelasan ini pun meraih predikat best team di Global Culture Festival dengan hadian 300 dollar. Smansa menurunkan dua tim yaitu Garuda Army dan Ganesha Muda. Masing – masing kesebelasan mengandung lima murid dan satu guru pendamping.


“Ada dua pekerjaan yang dibuntuti yakni Global Youth Forum, disini seluruh peserta mengerjakan presentasi dan paparan tentang sebuah tema yang disiapkan oleh semua juri. Sedangkan pekerjaan kedua ialah Global Culture Festival, dimana seluruh peserta memamerkan kebudayaannya masing – masing,” jelas Nurhajani Handojo, guru pendamping semua siswa.


Dijelaskan dia, tema yang diserahkan juri tahun ini ialah Artificial Intelegent (AI) alias kepintaran buatan. Seluruh tim diserahkan kesempatan untuk mengucapkan pendapatnya penerapan AI di masyarakat. “Kami sepakat AI (robot, red) dapat membantu meringankan kinerja manusia. Disisi beda memang ada akibat yakni berkurangnya tenaga insan yang digunakan,” cerah Gonxha Bojaxhiu Obed Setiabumi, di antara anggota Garuda Army. Kendati demikian, insan tetap diperlukan karena mempunyai perasaan.

“Paparan yang dikatakan dengan konsep drama pendek sampai-sampai pesan yang dikatakan mengena untuk audiens. Kami terkejut ketika disebut menemukan juara kesatu,” imbuh Lourencia Aurel Putri Jovinca, anggota kesebelasan lainnya. Sementara dalam Global Culture Festival, tim memperlihatkan medley lagu wilayah dan tarian tradisional menyesuaikan lagunya.

Tim Garuda Army terdiri dari Veronika Vanny Pakpahan; Lourencia Aurel Putri Jovinca; Firman Emmanuel Declarantius Parulian; Meriva Putri Wibowo; Gonxha Bojaxhiu Obed Setiabumi; dan Azzahra Safira.


Sementara kesebelasan Ganesha Muda diperkuat Bramadi Theodorus Wijaya; Shafa Una Putri Purnomo; Aura Zahra Raihana; Ivana Devona; dan Diamonda Dhiffa Mariya. Guru yang menemani yakni Nurhajani Handojo dan Theresia Dini Retnawati.

Kepala Smansa Suyitno menuturkan andai prestasi ini suatu kebanggaan untuk sekolah. Harapannya, seluruh ini dapat memacu prestasi murid – murid lainnya. “Ini tahun keempat keikutsertaan kami. Biasanya kami melulu mendapatkan satu gelar tetapi kali ini menjadi juara utama. Sangat bangga,”imbuh Suyitno.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.