Header Ads

Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Fintech


Hasil gambar untuk Soal Fintech ilegal, Bos OJK: Sore Ditutup, Paginya Buka Lagi

Perkembangan Teknologi | Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengaku sulitnya membasmi financial technology (fintech) ilegal, di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi.

"Kalau terdapat yang badung kami tutup, telah ada 900 (yang ditutup). Tapi diblokir sore, pagi telah buka lagi," kata Wimboh dalam seminar Mencari Format Fintech Yang Ramah Konsumen, Selasa (16/07/2019).


Perkembangan fintech, khususnya Peer to Peer (P2P) Lending menurutnya tidak menyalahi aturan, namun harus terdapat etika yang diterapkan. Wimboh menegaskan andai pemerintah tidak mengizinkan perkembangan fintech, maka perkembangannya semakin tidak terkendali.

"Kalau anda larang, dia dapat sembunyi dimana saja. Fintech provider dapat dari luar negeri, mata dananya juga dapat apa saja. Makanya pertumbuhan teknologi ini mesti dapat dimanfaatkan," katanya.
Untuk memitigasi risiko, OJK mengeluarkan peraturan POJK 13/2018 yang mewajibkan fintech mesti transparan dan terdaftar. 

Produk dari fintech juga diharusnya mempunyai sifat continue sampai-sampai tidak terdapat hit and run, dan perusahaannya mesti berkembang guna jangka panjang. Di samping itu, fintech pun tidak boleh abusif terhadap konsumen dari bunga pinjaman hingga teknik penagihan.

"Semua mesti fair, pricing tidak boleh laksana rentenir, ini seluruh sudah terdapat di POJK kita," ujar Wimboh.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.